GerbangNTT. Com, ATAMBUA - Cuaca buruk di Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat sepekan terakhir membuat layanan penerbangan Atambua (Abu) Kupang (Koe) sedikit terganggu.

Akibatnya on time performance (OTP) atau tingkat ketepatan waktu pesawat dan diperkirakan penumpang juga menurun dibandingkan dengan sebelumnya.

Demikian Manager Wings Air Atambua, Giso kepada wartawan di Atambua Rabu, (31/01/2018) pagi.

Dikatakan Giso, penumpang yang menggunakan penerbangan Wings Air yang melayani dua kali penerbangan, dalam sehari menurun signifikan jika dibandingkan hari biasa atau sebelumnya.

 "Ini terjadi karena banyak penumpang yang melakukan pembatalan akibat khawatir dengan cuaca buruk. Biasanya 71 tempat duduk bisa terisi 60 hingga tujuh puluh penumpang, dengan adanya cuaca buruk sepekan terakhir penumpang hanya empat puluh hingga lima puluh orang," ujarnya.

Giso mengaku untuk penerbangan berjalan normal hanya karena cuaca sedikit tak bersahabat sehingga kadang terjadi delay hingga setengah jam atau tiga puluh menit.

"Untuk cuaca saat ini memang tidak menentu hujan dan angin, tapi kita tetap stabil penerbangannya. Jika hujan atau angin kita tunda tiga puluh menit hingga stabil," katanya.

Sampai saat ini tambah Giso belum ada pembatalan penerbangan, yang terjadi hanya penundaan.

"Biasaya terjadi penerbangan kedua kita alihkan ke penerbangan pagi, namum sampai hari ini, masih normal seperti biasanya hanya penumpang yang berkurang ini biasa terjadi karena cuaca buruk," tutur Giso.

Sementara itu, PLH kepala Bandara A.A Bere Tallo Atambua, Geradus Fahik mengatakan pihak bandara hanya memiliki kewenangan menyiapkan terminal dan landasan untuk siap ditempati penumpang dan di darati pesawat.

Pihak bandara jelas Geradus hanya menyiapkan petugas untuk melakukan pernyiapan gedung terminal dan landasan agar aman untuk di darati pesawat.

"Untuk kewenangan penerbangan menjadi tangungg jawab Airnaf dan BMKG, meski cuaca buruk seperti saat ini kita akan terus melayani hingga sore hari jika cuaca masih tetap kurang stabil biasanya dialihkan esok harinya karena landasan belum bisa digunakan untuk malam hari," imbuhnya.

[g-ntt/mp]
Bagikan:

GerbangNTT.Com

Post A Comment: